Inspirasi Wirausaha dan kumpulan Peluang Usaha

Inspirasi Wirausaha dan kumpulan Peluang Usaha
Berita Terkini :

Sepuluh Tips sukses bisnis retail

Tips Sukses bisnis retail
Tabloidwirausaha.com– Inspirasi wirausaha Anda | Bisnis retail sudah semakin menjamur di negeri ini, yang terakhir sedang mulai dilirik adalah retail 212 Mart “yang terinspirasi dari demo umat islam tanggal 21/2/2017 terkait kasus penistaan Agama”, namun terlepas dari itu, pada kesempatan kali ini yang akan kami sampaikan adalah tips sukses bisnis retail. Definisi retail sendiri Menurut berman dan evans (2001:3) adalah “retail consists of the business activities involved in selling goods and services to consumers for their personal, family, or household use” (definisi ini ditemukan dari universitas gunadarma).

Setelah mengetahui definisi Manajemen dan Retail maka bisa dirumuskan manajemen retail adalah pengaturan keseluruhan factor-faktor yang berpengruh dalam perdagangan retail, yaitu perdagangan langsung barang dan jasa kepada konsumen. Factor-faktor yang berpengaruh dalam bisnis retail adalah place, price, product, dan promotion yang dikenal sebagai 4P.

(disadur dari artikel universitas gunadarma. http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/04/pengertian-manajemen-retail/).

Siap atau tidak, ritel di Indonesia akan menghadapi persaingan. Apalagi dengan semakin maraknya ritel-ritel asing di Indonesia yang punya kekuatan merek dan dana yang “tak terbatas”. Oleh karenanya ritel di Indonesia perlu mewaspadai atau memahami berbagai tren yang akan terjadi pada dunia ritel di masa depan. Berikut adalah 10 hal yang bisa menentukan masa depan ritel.

1. Promosi harga
Setiap ritel, baik ritel kecil maupun besar ataupun ritel untuk segmen bawah atau premium. Semuanya tak akan lepas dari promosi harga. Strategi ini seolah sudah menjadi strategi generik. Sama halnya dengan obat yang menawarkan kemanjuran strategi ini tidak bisa dijadikan strategi yang unik. Namun demikian strategi ini juga tidak bisa ditinggalkan.

Kini pilihannya adalah kapan program promosi harga ini dilakukan dan kreativitas apa yang bisa dikembangkan. Beberapa peritel merek premium berkreasi dengan menawarkan program diskon besar-besaran pada malam hari. Program midnight sale ini ternyata disambut antusias dan seolah mulai menjadi wabah di ibu kota.

Kreativitas dalam promosi harga juga tidak selalu dalam bentuk diskon. Promosi harga bisa juga dilakukan dalam bentuk cash back atau buy one get two. Namun apapun kreativitas yang dilakukan, peritel di masa depan tak akan bisa meninggalkan program promosi harga begitu saja.

2. Menjual experience
Produk yang dijual memang menjadi daya tarik bagi konsumen untuk datang ke ritel. Namun demikian, jangan terpaku pada produk tanpa menghadirkan pengalaman yang unik bagi konsumen. Yang lebih menjadi daya tarik bagi konsumen untuk datang ke Bread Talk atau Jco bukanlah roti abon atau donat rasa almond, tetapi pengalaman terhadap merek itu sendiri.

Berdasarkan riset dari Nielsen, 93% dari konsumen Indonesia menjadikan ritel sebagai tempat rekreasi. Mereka akan semakin banyak berbelanja jika terpuaskan oleh pengalaman yang diciptakan oleh peritel. Experience ini bisa dikembangkan melalui banyak dimensi seperti permainan dengan panca indera (tampilan, bunyi, bau, dll), maupun melalui interaksi dengan konsumen. Itulah sebabnya, menjual pengalaman akan menjadi hal yang lebih dicari oleh konsumen ketimbang produk yang dijual.

3. Berlarilah dengan teknologi
Teknologi akan berperan besar bagi ritel di masa depan. Sekalipun konsumen menganggap pergi ke ritel sebagai rekreasi, mereka tetap saja merupakan konsumen yang tidak sabaran. Di zaman serba cepat ini, mereka membutuhkan pelayanan yang cepat dari sebuah ritel.

Ada tiga macam teknologi yang akan mempengaruhi kekuatan ritel masa depan. Pertama adalah teknologi di bidang inventori, dimana peritel membutuhkan teknologi yang bisa dengan cepat mengidentifikasikan inventori dan memberi sinyal dengan cepat jika terjadi kekosongan barang. Kedua adalah teknologi di bidang transaksi. Ritel masa depan membutuhkan teknologi yang bisa membuat transaksi selesai dalam waktu lebih cepat serta tidak menciptakan antrian yang panjang. Ketiga adalah teknologi yang bisa membantu menciptakan retensi dan hubungan dengan pelanggan. Misalnya untuk menginformasikan point reward atau produk-produk baru melalui ponsel.

Teknologi seperti RFID (Radio Frequency Identification) atau LBS (Location Based Service) tampaknya akan bermunculan di masa mendatang karena teknologi semacam inilah yang bisa membantu peritel memberi pelayanan yang cepat dan tepat.

4. Mengikat konsumen dengan program loyalty
Di masa depan peritel harus punya program loyalty yang unik dan experiential bagi konsumen. Semakin banyaknya pilihan ritel membuat konsumen tidak bisa loyal kepada satu ritel. Lihat saja hasil survei di AS yang menunjukkan bahwa cuma 15 persen konsumen yang selalu datang ke ritel yang sama. Oleh karena itulah peritel harus memiliki program loyalty yang kuat untuk mengikat mereka.


Program loyalty dilakukan bukan dengan kartu anggota atau kartu diskon semata. Program loyalty harus disusun berdasarkan kebutuhan konsumen yang unik. Oleh karena itu pengumpulan dan penggalian database akan semakin penting bagi peritel. Database yang baik akan menjadi kekuatan menyusun program loyalty.

5. Co-branding dengan semakin banyak pihak
Untuk menciptakan program loyalty secara terus-menerus, peritel mau tidak mau harus melakukan co-branding dengan banyak pihak. Co-branding bisa dilakukan dengan sesama partner di dalam industri maupun partner di industri lain. Tujuannya adalah untuk memperkuat dampak promosi yang dilakukan dan mengefisiensikan program-program promosi.


Selain itu, co-branding juga membuat kreativitas ritel tidak terpaku pada program-program yang konvensional. Indomaret berkerjasama dengan Mandiri mengeluarkan kartu yang bukan hanya menjadi kartu isi ulang tetapi juga bisa dipergunakan untuk membayar listrik dan telepon di toko-toko Indomaret. Artinya Indomaret kini bukan sekadar menjual produk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga point of payment untuk berbagai pembayaran rutin.

6. Fokus kepada individu dan interaktif
Di masa depan, konsumen ingin dilihat sebagai individu dan bukan sebagai orang yang sama dengan yang lain. Mereka mengharapkan ritel memberikan banyak fleksibilitas bagi konsumen untuk menentukan apa yang mereka mau. Oleh karena itu peritel harus mempersiapkan topping dan fitur yang banyak untuk dipilih oleh konsumen. Seperti halnya eskrim, produknya boleh sama, tetapi konsumen bisa menaruh bermacam-macam tambahan di atas eskrim tersebut. Kalau perlu, konsumen akan terjun langsung ke pembuatannya sehingga mereka lebih bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan.


7. Totalitas dalam pelayanan
Konsumen Indonesia akan semakin melihat pelayanan prima sebagai sebuah keharusan di dunia ritel. Menurut survei yang dilakukan oleh Accenture di beberapa negara, ternyata keputusan pembelian nomor satu dipengaruhi oleh pelayanan. Di Indonesia sendiri kesadaran ritel di bidang pelayanan sebenarnya sudah bertumbuh, namun demikian komitmen pelayanan ini masih terbatas pada keramahan saja. Padahal totalitas dalam pelayanan mencakup banyak aspek, mulai dari konsumen masuk sampai ke layanan purna jual.


8. Fast fashion
Peritel akan menghadapi rentang waktu yang semakin pendek dari sebuah produk untuk menjadi fashion product. Ibaratnya, kalau hari ini konsumen berebut membeli produk yang lagi “in”, maka besok, konsumen berharap produk yang lagi in tersebut sudah berubah.

Dengan perubahan yang cepat, peritel harus selalu fleksibel untuk menyediakan item-item baru dalam waktu yang relatif singkat. Ritel seperti Chico di Inggris selalu menawarkan merchadising baru setiap dua atau tiga minggu. Dengan demikian pengunjung selalu disegarkan dengan tampilan baru.

9. Green Program
Kesadaran lingkungan juga akan menghinggapi konsumen ritel. Edukasi kepedulian lingkungan seperti global warming akan semakin kuat. Akibatnya konsumen juga semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Bagi peritel, isu-isu lingkungan harus bisa ditangkap dengan baik dan diterjemahkan ke dalam program peritel.

Green program yang sekarang lagi tren dijalankan adalah pengurangan penggunaan plastik untuk membawa belanjaan. Carrefour misalnya, sudah mulai menjual kantong yang bisa dipakai terus sehingga tidak membuat pencemaran lingkungan oleh pembuangan plastik berlebihan. Beberapa peritel bahkan memberikan poin tambahan jika konsumen membawa kantong sendiri dari rumah.

10. Channel retail yang semakin kabur
Jangan kaget kalau nantinya kita sulit mencari channel yang benar-benar spesialis di satu kategori produk. Kecenderungannya setiap peritel ingin mengikat konsumen sehingga ahirnya mereka berusaha menjadikan ritelnya sebagai one stop shopping. Selain itu tuntutan konsumen agar ritel menghadirkan sesuatu yang berbeda membuat peritel akhirnya justru menambah item produknya dari berbagai macam kategori. Seperti halnya apotik menjual makanan, toko buah menjual produk rumah tangga. Di luar negeri, hipermarket juga berjualan mobil.

Bagaimana dengan strategi retail Anda? Silahkan berbagi pengalaman wirausaha Anda di tabloidwirausaha.com. 

Article Source : http://gemawirausaha.blogspot.co.id/2012/02/10-cara-bagi-bisnis-retail-untuk-sukses.html
Image Source : http://all-free-download.com


Kenapa Anda Wajib Mendigitalisasi Usaha?

Kenapa Anda Wajib Mendigitalisasi Usaha?
Tabloidwirausaha – Inspirasi WirausahaAnda | memajukan sebuh usaha memang bukanlah hal yang mudah. Banyak diantara pengusaha yang gulung tikar dikarenakan tidak mampu dalam mempertahankan eksistensinya. Menjaga brand dan meningkatkan visibilitas merupakan hal mutlak yang harus di usahakan jika seseorang mengingikan usahanya maju dan berkembang. Ada sebuah angka yang cukup besar untuk mempertahankan kedua hal tesebut. 

Dengan semakin maju nya zaman sampai pada tahap sekarang ini, sebetulnya sangat menguntungkan sekali bagi pengusaha yang ingin usahanya dapat dilihat oleh orang lain diseluruh dunia namun dengan biaya yang sangat rendah, yaitu dengan mendigitalisasi usaha Anda. Apa itu mendigitalisasi?  

Menurut Wikipedia : Digitalisasi informasi adalah proses mengubah berbagai informasi, kabar, atau berita dari format analog menjadi format digital sehingga lebih mudah untuk diproduksi, disimpan, dikelola, dan didistribusikan. Informasi yang digitalisasi dapat disajikan dalam bentuk teks, angka, audio, visual, yang berisi tentang ideologi, sosial, kesehatan dan bisnis.

 
Kembali kepada mendigitalisasi bisnis, banyak keuntungan yang akan didapat dari proses digitalisasi tersebut seperti :
1.    Mudah untuk dicari, ditelusuri, diakses dan digunakan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
2.    Mudah untuk diproduksi, dikirim, diterima, disaring, diperbaharui berdasarkan kemampuan pengguna.
3.    Format penulisan dan isi pesan yang dikirim sama dengan format penulisan dan isi pesan yang diterima.
4.    Tidak terhambat oleh jarak yang jauh, perbedaan bahasa dan perbedaan waktu.
5.    Pengiriman dan penerimaan pesan sangat cepat dan murah.
6.    Mudah untuk disimpan dan diolah sehingga tidak memerlukan ruang penyimpanan yang besar.
7.    Mudah diaplikasikan dalam berbagai media karena format isi dari informasi digital akan sama, antara device yang satu dengan device yang lainnya.

Dengan melihat keuntungan keuntungan yang diperoleh dari proses digitalisasi Usaha maka tidak ada alasan lagi untuk menunda nunda hal tesebut. Dari beberapa keuntungan diatas juga memiliki efek positif yaitu:

1.    Menciptakan masyarakat informasi. Dengan adanya informasi digital, masyarakat semakin mudah dalam mendapatkan berbagai informasi yang diinginkan sehingga masyarakat informasi semakin bertumbuh. Masyarakat juga dapat memilih dan menyaring berbagai informasi yang dibutuhkan karena informasi digital dapat didistribusikan secara luas.

2.    Memajukan dunia bisnis. Data mengenai pelanggan dan karyawan, data mengenai kemajuan perusahaan, dan data mengenai rencana kerja perusahaan akan lebih mudah untuk disimpan dan disebarluaskan jika disajikan dalam format digital. Informasi digital akan memudahkan masyarakat dalam menjalankan bisnis, khususnya dengan menggunakan telepon genggam yang berbasis internet.

3.    Menumbuhkan industri kreatif. Dengan adanya digitalisasi informasi, masyarakat menjadi lebih kreatif dalam berkomunikasi dengan memproduksi berbagai informasi yang unik dan menarik serta memiliki nilai jual tinggi seperti membuat video atau foto hasil editing yang kreatif dengan menggunakan software tertentu yang dikelola secara digital, baik melalui telepon genggam maupun komputer.

Selamat mendigitalisasi usaha Anda, semoga penjelasan singkat ini dapat memberikan Inspirasi dalam Wirausaha Anda.

Salam sukses dan TETAP SEMANGAT!!!
Artikel Source : wikipedia


Mau usaha tanpa harus memiliki barang? begini caranya!!!



Peluang Usaha Tanpa Modal
Tabloidwirausaha – kumpulanpeluang usaha dan Inspirasi Wirausaha Anda | Memiliki sebuah usaha tentu merupakan sebuah impian bagi setiap orang. Namun bagi sebagian orang, memiliki usaha sendiri merupakan sesuatu hal yang hampir tidak mungkin dikarenakan hal klasik yaitu tidak memiliki modal yang cukup untuk membangun sebuah usaha yang diinginkan. Di jaman modern sekarang ini hampir semuanya dapat dilakukan, termasuk salah satunya usaha tanpa harus memiliki barang.


Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informatika, dimana semua arus informasi, berita termasuk salahsatunya peluang usaha tanpa harus memiliki barang. Disini kami tidak menyebutkan “usaha tanpa modal”, karena tentu usaha ini perlu modal namun demikian modal yang dikelurakan sangat minim sekali dan sangat terjangkau, namun jika Anda mampu melakukannya tentu hasilnya akan sangat menjanjikan bahkan keuntungannya mungkin sama dengan Anda menjual produk sendiri. Berikut beberapa peluang usaha tanpa harus memiliki barang.




1. Freelence Marketer.

Freelence Marketer atau merketer lepas, merupakan salahsatu peluang usaha yang dapat Anda jalankan, tanpa Anda harus memiliki barang. Freelence marketer ini dapat Anda jalankan sesuai dengan kemampuan Anda, atau jika Anda belum memiliki kemampuan mengusai produk biasanya sipemilik barang akan memberikan presentasi secara umum mengenai produk yang akan dipasarkan. Jika Anda cari di Search engine, dii internet banyak  produsen yang mencari Freelence Marketer dengan pembagian komisi yang cukup menjanjikan. Salah satu contohnya adalah RaHaDzkiya Store, toko ini menjual berbagai jenis busana khusus muslim berikut berbagai aksesoriesnya. Mungkin salah satu syaratnya untuk bisa bergabung dengan RaHaDzkiya Store ini adalah Anda seorang muslim.



RaHaDzkiya Store merupakan sebuah toko onlie yang telah memiliki jangakauan pelanggan pasar seluruh Indonesia bahkan ada beberapa pelanggan dari negara di Asia. RaHaDzkiya Store telah merekrut freelence marketer terutama muslim, amanah dan berpengalaman. Anda dapat mengunjungi toko onlinenya di Instagram “rahadzkiya.store”, Facebook “RaHaDzkiya”, dan Fanspage FB “RaHaDzkiyaStore”, disana juga ada no Admin yang bisa Anda hubungi. Ini hanya merupakan salah satu contoh toko online yang menerima freelence marketer.



Syarat sukses freelence marketer adalah Anda memiliki banyak relasi, jaringan dan dapat mempresentasikan produk yang Anda jual. Jika Anda memiliki akun sosial media seperti facebook, Instagram dan sebagainya dengan banyak teman, daripada  Anda gunakan hanya untukipergunakan yagan menawarkan produk ke teman sosial media Andafacebook dengan banyak teman hal ini bisa Anda manfaat berbagi status atau hal yang kurang bermanfaat lainnya akan lebih baik jika Anda manfaatkan sebagai sumber penghasilan Anda yaitu dengan cara Anda menawarkan produk ke teman sosial media Anda. Begitu juga jika Anda memiliki teman atau grup seperti whatsapp, bbm dan sebagainya, Anda dapat menawarkan produk di jalur online yang satu ini.



2. Affiliate Marketing

Apa itu Afiliate marketing? Sebetulnya hampir sama dengan freelence marketer, affiliate marketer juga menjadi mitra dari pemilik merchand atau produk. Affiliate marketer menjual produk produk di dunia maya kepada end user, kemudian jika produk teresbut laku maka si affilate berhak mendapat komisi dari setiap produk yang laku tersebut.

Jika Anda memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai, Anda dapat mencoba situs internasional seperti :

a. amazone[dot]com

b. alibaba[dot]com

c. clickbank[dot]com



Atau Anda dapat juga mencoba untuk berpartner dengan penyedia Affiliate Indonesia



Untuk jenis usaha Market Place

a. Lazada - lazada[dot]co[dot]id

b. Buka Lapak – bukalapak[dot]com

c. Matahari Mall mataharimall[dot]com

d. Blibli - affiliate.blibli[dot]com

e. Elevenia   elevenia[dot]co[dot]id



Masih banyak lagi yang menawarkan program kemitraan afiliasi, jika Anda dapat mengoptimalkan dari satu atau dua situs yang Anda ikuti maka penghasilannya sudah cukup menjanjikan.

Sebetulnya masih banyak lagi peluang usaha yang dapat Anda lakukan tanpa Anda harus memiliki barang. Pada kesempatan berikutnya akan kami infokan kembali jenis -jenis usaha yang lainnya. Semoga artikel singkat ini dapat menambah wawasan Anda dan menjadi inspirasi untuk menjalankan wirausaha. 


Salam sukses dan TETAP SEMANGAT!!!!

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2014-2016. Inspirasi Wirausaha dan kumpulan Peluang Usaha - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger