Rukun-rukun jual beli
TabloidWirausaha – Inspirasi Wirausaha Anada | setiap orang diwajibkan berusaha dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, usaha yang di lakukan haruslah dari jalan yang baik dan cara yang baik pula agar hasilnya menjadi berkah bagi diri dan keluarga yang di nafkahinya. Islam mengajarkan sebuah konsep jual beli yang mabrur atau perdagangan yang mabrur, artinya perdagangan yang selamat dari segala bentuk kecurangan. perdagangan adalah salah satu mata pencaharian yang paling baik, dengan catatan apabila selamat (terbebas) dari akad-akad yang diharamkan seperti riba, ketidak jelasan, penipuan, penyamaran (menutup-nutupi cacat pada barang dagangan) dan lain-lain yang termasuk dalam kategori memakan/mendapatkan harta orang lain dengan batil.
Sebagaimana sabda Rosulullah Shalallahu ‘alaihiwasallam :

عن رفاعة بن رافع رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم سئل أي الكسب أطيب؟ قال: يا قال : عمل الرجل بيده وكل بيع مبرور ،رواه البزار وصححه الحاكم

Dari Rifa’ah bin Rafi’ radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya:”Apakah pekerjaan yang paling baik/afdhol?” Beliau menjawab:”Pekerjaan seorang laki-laki dengan tangannya sendiri (hasil jerih payah sendiri), dan setiap jual beli yang mabrur. (Hadits riwayat al-Bazzar dan dishahihkan oleh al-Hakimrahimahumallah)



Jual Beli

Pengertian jual beli
Jual beli secara bahasa : mengambil sesuatu dan memberi sesuatu yang lain.
Sedangkan secara istilah : tukar menukar harta dengan tujuan kepemilikan.

Hukumnya
Jual beli hukumnya boleh sebagaimana tercantum dalam Al-Quran, Sunnah dan Ijma’ (kesepakatan para ulama tentang suatu hal).
Dalil dari Al-Quran adalah firman Allah Ta’ala :

وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا

Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba (QS. Al-Baqarah : 275).
Dalil dari Sunnah adalah sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam :

الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَفْتَرِقَا

Dua orang yg berjual beli memiliki hak memilih selama mereka belum berpisah, atau merupakan jual beli dgn syarat memiliki hak memilih (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalil dari Ijma’ adalah kesepakatan kaum muslimin atas kebolehannya.

Hikmah dari kebolehannya
Syariat membolehkan jual beli dikarenakan adanya maslahat (manfaat) yang besar, yang mana kehidupan manusia tidak dapat berdiri tanpanya, sebab kebutuhan manusia berbeda-beda dan apa yang mereka miliki tidak dapat memenuhi keinginan mereka, maka bergantung kebutuhan setiap orang dengan apa yang ada pada orang lain dalam hal harta, dan tentu saja mereka tidak menyerahkannya begitu saja tanpa transaksi, oleh karena itu, dalam diperbolehkannya jual beli terdapat maslahat-maslahat demikian.


Rukun-rukun jual beli
Rukun-rukun transaksi jual beli ada 3, yaitu :

1. 2 orang yang berakad, yaitu penjual dan pembeli.
2. Yang diakad atasnya, yaitu harga dan barangnya.
3. Ucapan akad, yaitu apa yang dengannya menjadi sah jual beli, baik berupa ucapan atau perbuatan yang menunjukkan keinginan untuk menjual atau membeli, dan akad ada 2 macam :
a.      Akad ucapan : disebut juga ijab qobul, ijab adalah perkataan penjual seperti : aku menjual kepadamu baju ini dengan harga sekian, dan qobul adalah perkataan pembeli seperti : aku membeli atau aku menerima.
b.      Akad perbuatan : disebut juga mu’athoh, misalnya engkau menyerahkan beberapa real kepada tukang roti lalu ia menerimanya, kemudian ia menyerahkan roti kepadamu lalu kamu menerimanya, kemudian kalian berpisah atau salah satu diantara kalian pergi tanpa mengucapkan apapun.

Syarat-syarat jual beli
Tidak sah suatu jual beli hingga terpenuhi 7 syarat yang mana jika salah satunya tertinggal, maka jual belinya batil, dan syarat-syarat itu adalah :

1.  Saling ridho antara kedua belah pihak, maka jika seseorang memaksa orang lain untuk menjual sesuatu atau terpaksa membeli sesuatu dan harus menyerahkan harganya maka tidak sah jual belinya. Yang menunjukkan hal tersebut adalah firman Allah ta’ala :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu (QS. An-Nisa : 29).

Dikecualikan darinya : pemaksaan dengan hak, contohnya seseorang yang berhutang kepada manusia, kemudian hakim memaksanya untuk menjual sesuatu yang ia miliki agar dapat membayar hutangnya, atau hakim langsung menjual sebagian hartanya untuk menutupi hutangnya, maka jual beli ini sah meski terdapat pemaksaan, karena paksaannya dengan hak.

2. Masing-masing dari penjual dan pembeli adalah orang yang boleh menggunakan harta, dan yang boleh menggunakan harta adalah seorang yang baligh, berakal dan pandai. Maka tidak sah jual beli dengan anak kecil, orang gila atau orang yang tidak pandai mengurus harta (boros). Yang menunjukkan hal ini adalah firman Allah ta’ala :

وَلا تُؤْتُوا السُّفَهَاءَ أَمْوَالَكُمُ الَّتِي جَعَلَ اللَّهُ لَكُمْ قِيَامًا

Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan (QS. An-Nisa : 5).

Dan firman-Nya :
وَابْتَلُوا الْيَتَامَى حَتَّى إِذَا بَلَغُوا النِّكَاحَ فَإِنْ آنَسْتُمْ مِنْهُمْ رُشْدًا فَادْفَعُوا إِلَيْهِمْ أَمْوَالَهُمْ

Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya (QS. An-Nisa : 6).

Kecuali jika seorang anak kecil atau orang yang bodoh menggunakan harta dengan izin dari walinya, dan ia menggunakannya untuk sesuatu yang mudah, seperti membeli permen atau semacamnya.

3. Barang yang dijual dapat dimanfaatkan, maka tidak boleh menjual apa yang terlarang untuk digunakan, seperti minuman keras, sesuatu yang memabukkan, rokok, alat musik, peralatan untuk video (yang diharamkan), dll. Yang menunjukkan hal ini adalah sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam :

إنَّ الله إِذَا حَرَّمَ عَلَى قَوْمٍ أَكْلَ شَيءٍ حَرَّمَ عَلَيهِمْ ثَمَنَهُ

Sesungguhnya jika Allah mengharamkan suatu kaum untuk memakan sesuatu, maka Dia akan mengharamkan hasil penjualan barang itu (HR. Abu Dawud).

4. Pelaku jual beli adalah pemilik harta atau seseorang yang menduduki kedudukannya, seperti wakilnya, pemerintah, dll. Adapun jika seseorang menggunakan harta yang tidak dimilikinya dan tidak meminta izin saat menjualnya maka jual belinya tidak sah kecuali jika telah dibolehkan oleh raja, dan perkara ini dalam pandangan para ahli fiqh disebut : jual beli orang yang masuk urusan orang (fudhul).

Dalil yang menunjukkan syarat ini adalah sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam :

لاَ تَبِعْ مَالَيْسَ عِنْدَكَ

Janganlah kamu menjual barang yang tidak kamu miliki (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud).

5. Barang yang dijual mampu diserahkan, maka tidak sah menjual apa yang tidak dapat diserahkan, seperti mobil yang hilang, unta yang lari, pena yang hilang, dll. Dalil yang menunjukkan hal ini adalah hadits dari Abu Hurairah radiyallahu anhu, ia berkata :

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ

Bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melarang jual beli gharar (menimbulkan kerugian bagi orang lain) (HR. Muslim).

6. Barang yang dijual diketahui dan jelas bagi penjual dan pembeli, maka tidak sah menjual sesuatu yang tidak diketahui, seperti berkata : aku menjual kepadamu apa yang ada di dalam kantong ini, sedangkan pembeli tidak tahu isinya. Dalil yang menunjukkan hal ini adalah larangan Nabi shallallahu alaihi wasallam tentang jual beli gharar. Dan hilangnya ketidak-jelasan barang ini baik dengan melihat secara keseluruhan, melihat sebagian yang menunjukkan keseluruhan (sampel), mensifati dengan sifat yang jelas seolah dapat dilihat langsung, dsb yang dapat menghilangkan ketidak-jelasan.


7. Harga dari barang tersebut diketahui (jelas), maka tidak sah jual beli sesuatu sebelum ditentukan harganya. Misalnya seorang pembeli berkata : aku membeli darimu mobil ini dengan apa yang ada dalam cek ini dan penjual tidak tahu berapa isinya. Atau berkata : aku membeli darimu jam tanganmu ini dengan apa yang ada di dalam kantongku, dan penjual tidak tahu apa isi kantongnya. Dalil yang menunjukkan hal ini adalah larangan Nabi shallallahu alaihi wasallam tentang jual beli gharar.

Wallahu A'lam.
NB : Artikel ini adalah terjemahan dari kitab الفقه yang merupakan kitab pelajaran Fiqh kelas XI semester 1 di Pesantren Ibnu Taimiyah.

Source Arikel : http://aisyahassalafiyah.blogspot.com/2015/01/fiqh-muamalah-adab-perdagangan-dan-jual.html



Adab Adab dalam Bermuamalah Menuru Syariat Islam
Tabloid Wirausaha – Insirasi Wirausaha Anda | Islam adalah agama yang sempurna yang mengatur semua lini kehidupan tidak hanya sebatas Ibadah namun juga Muamalah. Muamalah itu sendiri bagaian dari aplikasi Ibadah dan amal Shaleh jika di lakukan dengan benar sesuai dengan koridor Syariat Islam. Muamalah yang benar akan memberikan keutamaan keutamaan yang baik pula bagi pelakunya, baik itu di dunia dan terlebih lagi bagi kehidupan di akhirat kelak.
Tatacara muamalah sesuai syariat islam sudah banyak di bahas para Ahli Ilmu isalm dan di bukukan dalam kitab kitabnya. Tatacara muamalah atau bisa disebut juga fikih muamalah adalah tatacara yang mengatur bagaimana bermuamalah yang baik yang sesuai dengan syariat Islam. Salah satu dalil dari kitabullah yang mengatur tentang muamalah adalah Firman Nya  (QS. 2 : 188).


وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالْإِثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.

Berangkat dari ayat yang mulia inilah bahwa pentingnya meng-ilmui tatacara bermuamalah yang sesuai syariat agar bisa selamat dunia dan Akhirat, karena bagi seorang muslim, bermualamah terutama dalam mencari rizki tidak semata mata hanya untuk memenuhi kebutuhan duniawi saja tetapi lebih dari itu bagaimana dunia yang didapat itu mendapat ridho dari robbul ‘alamin dan bisa mengantarkan dia ke Jannah nya Allah Ta’ala.

Hukum Asal dari Muamalah

Hukum asal dalam muamalah adalah boleh, maka tidak ada sesuatu yang membuatnya haram kecuali dengan dalil syar’i, yang menunjukkan tentang kebolehannya adalah :
1.       Firman Allah Ta’ala :

وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا

Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba (QS. Al-Baqarah : 275).

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الأرْضِ جَمِيعًا

Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu (QS. Al-Baqarah : 29).

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu (QS. An-Nisa : 29).

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah akad-akad itu (QS. Al-Maidah : 1)
2.      
Sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam :

إِنَّ اللهَ تَعَالَى فَرَضَ فَرَائِضَ فَلاَ تُضَيِّعُوْهَا، وَحَدَّ حُدُوْداً فَلاَ تَعْتَدُوْهَا، وَحَرَّمَ أَشْيَاءَ فَلاَ تَنْتَهِكُوْهَا، وَسَكَتَ عَنْ أَشْيَاءَ رَحْمَةً لَكُمْ غَيْرَ نِسْيَانٍ فَلاَ تَبْحَثُوا عَنْهَا

Sesungguhnya Allah ta’ala telah menetapkan kewajiban-kewajiban, maka janganlah kalian mengabaikannya, dan telah menetapkan batasan-batasannya janganlah kalian melampauinya, Dia telah mengharamkan segala sesuatu, maka janganlah kalian melanggarnya, Dia mendiamkan sesuatu sebagai kasih sayang terhadap kalian dan bukan karena lupa jangan kalian mencari-cari tentangnya (HR. Daruquthni dan lainnya).

Adab Perdagangan

Ada sejumlah adab-adab dan harus dijaga oleh setiap pedagang, yaitu :

1.       Hendaknya setiap pedagang mempelajari hukum-hukum jual beli sehingga tidak terjatuh pada yang haram, dari Umar bin Khattab radhiyallahu anhu, ia berkata :

لاَ يَبِعْ فِي سُوْقِنَا إِلاَّ مَنْ قَدْ تَفَقَّهَ فِي الدِّينِ

Hendaknya tidaklah berdagang di pasar kita selain orang yang telah faham (berilmu) (HR. At-Tirmidzi).

2.      Seorang pedagang harus menjauhi perbuatan curang apapun bentuk dan macamnya, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

مَنْ غَشَّنا فَلَيْسَ مِنَّا

Barangsiapa yang mencurangi kami, maka ia tidak termasuk golongan kami (HR. Muslim).
3.      Seorang pedagang harus menjauhi banyak bersumpah meskipun ia benar, karena terkadang hal ini dapat menyeret kepada sumpah bohong dan sumpah kepada Allah seharusnya bersih dari tempat seperti ini, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

إِيَّاكُمْ وَكَثْرَةَ الْحَلِفِ فِى الْبَيْعِ فَإِنَّهُ يُنَفِّقُ ثُمَّ يَمْحَقُ

Hati-hatilah dengan banyak bersumpah dalam menjual dagangan karena ia memang melariskan dagangan, namun malah menghapuskan keberkahan (HR. Muslim)

4.      Hendaknya perkara jual beli bagi pedagang tidak melalaikan dari perkara agama yang penting baginya, seperti shalat, berbakti, silaturrahim, dzikir kepada Allah, sebagaimana ia tidak boleh meninggalkan hak Allah dalam perdagangannya yaitu zakat yang wajib (zakat harta).

5.      Hendaknya setiap pedagang memperbaiki niatnya dalam berdagang, karena seharusnya ia berniat agar dapat menjaga dirinya dari meminta-minta, mencukupkan diri dari apa yang ada pada manusia, mencari rezeki untuknya dan untuk keluarganya, memberi manfaat kepada manusia, memudahkan mereka dalam memenuhi kebutuhannya, dll.

6.      Hendaknya setiap pedagang bertujuan untuk mendapat usaha yang halal, menjauhi yang haram dan segala sesuatu yang syubhat (sesuatu yang tidak jelas).

7.       Hendaknya setiap pedagang membaguskan muamalahnya dengan para pelanggan, menjual dengan wajah ceria dan senang dan toleran kepada mereka, demikian pula tidak boleh membahayakan mereka, mengambil untung diatas normal. Semua ini dilakukan untuk mencari ridho Allah dan bukan untuk menarik perhatian pelanggan.

8.     Hendaknya setiap pedagang berlaku bersih (jujur dan adil), maka tidak berbuat curang dan tidak menipu mereka dalam harga barang atau sifat-sifatnya seperti menyebutkan kepada mereka sifat-sifat yang tidak ada padanya, menjelaskan jika mereka meminta penjelasan tentang jenis barang atau kelebihannya, jika tidak ada apa yang mereka minta maka janganlah berdusta, melariskan dagangannya dengan mengatakan yang lebih baik, secara langsung atau dengan propaganda, iklan, dll. Seharusnya ia selalu menjelaskan kepada pembeli apa yang bermanfaat dan sesuai dengan apa yang ada di hadapannya, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam :

وَلْيَأْتِ إِلَى النَّاسِ الَّذِي يُحِبُّ أَنْ يُؤْتَى إِلَيْهِ

Dan hendaknya ia perlakukan manusia sebagaimana ia suka diperlakukan demikian (H.R Muslim).

9.      Hendaklah menjual dalam dagangannya apa yang bermanfaat untuk manusia dan menjauhi apa yang dapat membahayakan mereka dalam agama atau dunia mereka atau apa yang tidak ada manfaatnya bagi mereka.


Source Arikel : http://aisyahassalafiyah.blogspot.com

Cara Meningkatkan peringat Youtube
Tabloid Wirausaha | Inspirasi Wirausaha Anda – Pembaca setia Tabloidwirausaha, tahukah Anda bahwa konten video yang akan di unggah ke YouTube haruslah memiliki syarat – syarat agar video tersebut dapat meraih tempat tertinggi. Dikutip dari entrepreneur.com setidaknya ada 7 Tips yang harus Anda kuasai agar Video YouTube Anda dapat menduduki peringkat tertinggi atau memiliki viewer yang sangat banyak, yang artinya video yang Anda unggah tersebut mendapat tempat khusus di mata warganet.
Mendapatkan perhatian seseorang berbeda dari memegang perhatiannya. Itulah logika di balik perubahan besar yang sedang berlangsung dengan sistem peringkat YouTube.

Video yang membuat penonton
betah berlama lama menonton akan diberi peringkat lebih tinggi daripada mereka yang menangkap klik. Tidak hanya memotivasi kontributor untuk membuat konten berkualitas tinggi, tetapi menurut Eric Meyerson, kepala pemasaran mitra konten YouTube, ini sejalan dengan tujuan YouTube untuk menjadi "media paling penting dalam kehidupan masyarakat".

Jadi, bagaimana seorang
Vloger atau calon bintang YouTube memperpanjang matrik menit rata-rata dalam menonton? Berikut adalah tujuh cara untuk membuat keterlibatan yang lebih kuat dan mendapatkan peringkat yang lebih tinggi dalam algoritma YouTube yang berkembang:

1. Jangan buang waktu mencoba mengalahkan sistem.
Jangan repot-repot mencoba mencari cara untuk memotong algoritma dan mendapatkan peringkat yang lebih tinggi. Saat Anda berpikir Anda sudah menemukan sesuatu, mereka akan berubah.

Fokuskan waktu Anda pada penelitian kata kunci untuk judul video dan terus menghasilkan video pada jadwal yang konsisten. Secara konsisten menghasilkan konten yang sesuai dengan kebutuhan pasar Anda akan menghasilkan hasil yang Anda harapkan.

2. Kenali audiens Anda.
Anda harus dapat menggambarkan audiens Anda dengan detail. Berapa umur mereka? Apa hobinya? Apa kata-kata pemicu yang akan menarik perhatian mereka? Manfaat apa yang mereka cari?

Semua ini sederhana, tetapi cenderung diabaikan. Jangan berasumsi Anda tahu apa yang diinginkan dan dibutuhkan pasar Anda, tetapi Penelitian itu adalah kata kuncinya.

3. Berfikir jernih dan berikan alasan untuk tetap tinggal.
Pastikan pemirsa tahu dalam lima hingga 10 detik pertama mengapa mereka harus terus menonton. Beri tahu mereka, dan tunjukkan manfaat yang akan mereka dapatkan dari menonton video Anda.

4. Rencanakan sebelum produksi.
Video berkualitas tidak terjadi secara kebetulan. Mereka dibuat dengan perencanaan pra-produksi. Berikut ini adalah suatu keharusan:

Shot list - Daftar foto (daftar semua foto yang Anda butuhkan)
Story board - Papan cerita (gambar sebuah gambar sederhana dari bidikan atau transisi yang rumit)
Prop list per scene - Daftar prop per adegan
B-roll (cuplikan tambahan yang akan membuat cerita Anda menjadi hidup ketika tiba saatnya untuk mengedit)

5. Energic.
Orang-orang yang menunjukkan gairah dan energi pada kamera lebih cenderung menarik perhatian pemirsa daripada menjadi monoton dan membosankan. Tonton saja komedian stand-up dan lihat bagaimana energinya memengaruhi audiens.

Cobalah berbicara sedikit lebih keras dari biasanya dan menjadi lebih littler lebih bersemangat dengan bahasa tubuh Anda. Ini akan terasa aneh di depan kamera, tetapi dapat membuat video yang lebih menarik.

6. Ambil risiko.
Setelah Anda mengetahui siapa audiensi Anda, percaya dirilah Anda dan ambil risiko yang sudah diperhitungkan. Ada banyak asumsi yang belum teruji di setiap ceruk sehingga jangan takut untuk menguji kepercayaan umum. Ini dapat menunjukkan bahwa Anda berpikir secara tidak konvensional, dan dapat membantu Anda menemukan cara baru dalam melakukan sesuatu.

7. Perhatikan headline dan deskripsi.
Anda mungkin sudah membuat video yang menarik tetapi tidak memiliki kata kunci yang dicari orang di judul dan tag Anda. Gunakan alat Google KeyWord Tools untuk membantu menentukan apakah pemilihan kata Anda populer. Cari setidaknya 10.000 pencarian bulanan secara global dengan "persaingan rendah".

Kiat apa yang dapat Anda bagikan untuk membuat video YouTube yang menarik? Beri tahu kami di komentar di bawah.


Syarat menghasilkan Uang dari Youtube
Tabloid Wirausaha |Inspirasi Wirausaha Anda, Hallo Youtuber dan pembaca setia tabloid wirausaha bagaimana kabarnya hari ini? Semoga dalam keadaan sehat semuany. Kali ini kami akan sedikit membahas bagaimana sih persyaratan untuk mendaftarkan akun youtube kita ke Google Adsense? Dan syarat apa saja agar pendaftaran kita itu di approve dan kita medapatkan penghasilan dari Youtube. Baik dengan tidak berpanajang kata lagi, berikut persyaratan jika Anda ingin mendapat penghasilan dari chanel youtub Anda. Persyaratan ini di ambil langsung dari support  chanel youtube. Selamat membaca!!!

Minimum eligibility requirements to join
Persyaratan kelayakan minimum untuk bergabung

  1. Follow all the YouTube monetisation policies.
Ikuti semua kebijakan monetisasi YouTube.
    • The YouTube monetisation policies are a collection of the policies that allow you to monetise on YouTube. If you are a YouTube partner, your agreement including the YT partner programme policies requires compliance with these monetisation policies in order to potentially earn money on YouTube.
Kebijakan monetisasi YouTube adalah kumpulan kebijakan yang memungkinkan Anda menghasilkan uang di YouTube. Jika Anda adalah mitra YouTube, perjanjian Anda termasuk kebijakan program mitra YT mensyaratkan kepatuhan dengan kebijakan monetisasi ini untuk berpotensi menghasilkan uang di YouTube.
  1. Live in a country or region where the YouTube Partner Programme is available. Tinggal di negara atau wilayah tempat Program Mitra YouTube tersedia.
  2. Have more than 4,000 public watch hours in the last 12 months.
Memiliki lebih dari 4.000 jam tayang dalam 12 bulan terakhir.
  1. Have more than 1,000 subscribers.
Memiliki lebih dari 1.000 pelanggan.
  1. Have a linked AdSense account.
Memiliki akun AdSense yang ditautkan.

YouTube Partner Programme application checklist

Daftar periksa aplikasi Program Mitra YouTube

Everyone can apply for YPP, but you do need to meet some of our guidelines. This checklist is meant to guide you through the application process.
Semua orang dapat mengajukan permohonan untuk YPP, tetapi Anda harus memenuhi beberapa pedoman kami. Daftar periksa ini dimaksudkan untuk memandu Anda melalui proses aplikasi.

  1. Make sure that your channel follows our policies and guidelines. When you apply, you'll go through a standard review process to see whether your channel meets our policies and guidelines. Only channels that meet them will be accepted into the programme. We also constantly check channels in the programme to see whether they continue to meet our policies and guidelines.
Pastikan saluran Anda mengikuti kebijakan dan pedoman kami. Saat Anda melamar, Anda akan melalui proses peninjauan standar untuk melihat apakah saluran Anda memenuhi kebijakan dan pedoman kami. Hanya saluran yang memenuhi syarat yang akan diterima ke dalam program. Kami juga terus-menerus memeriksa saluran dalam program untuk melihat apakah mereka terus memenuhi kebijakan dan pedoman kami.

2.     Make sure that you only have one AdSense account. Once you're in the programme, you'll need an AdSense account to get paid. If you already have an AdSense account, use the one that's already approved. You can link as many channels as you have to a single AdSense account. If you don't have an AdSense account, you can create one while you're applying for YPP.
Pastikan Anda hanya memiliki satu akun AdSense. Setelah mengikuti program, Anda akan memerlukan akun AdSense untuk dibayar. Jika Anda sudah memiliki akun AdSense, gunakan yang sudah disetujui. Anda dapat menautkan sebanyak mungkin saluran ke satu akun AdSense. Jika Anda tidak memiliki akun AdSense, Anda dapat membuatnya saat Anda melamar YPP.
  1. Make sure that you have at least 1,000 subscribers and 4,000 public watch hours. When we assess channels for YouTube Partner Programme access, we need context. When you reach this threshold, it usually means that you have more content. The threshold helps us make a more informed decision about whether your channel meets our policies and guidelines.
Pastikan bahwa Anda memiliki setidaknya 1.000 pelanggan dan 4.000 jam publik. Saat kami menilai saluran untuk akses Program Mitra YouTube, kami membutuhkan konteks. Ketika Anda mencapai ambang ini, biasanya berarti Anda memiliki lebih banyak konten. Ambang membantu kami membuat keputusan lebih terinformasi tentang apakah saluran Anda memenuhi kebijakan dan pedoman kami.
  1. Apply for YPP. You can apply for YPP at any time, but your channel will only be reviewed once you meet our threshold. Follow these instructions:
    1. Sign in to YouTube.
    2. In the top right-hand corner, select your account icon > Creator Studio.
    3. In the left-hand menu, select Channel > Status and features.
    4. Under 'Monetisation', click Enable.
    5. Follow the on-screen steps.
Mendaftar untuk YPP. Anda dapat melamar YPP kapan saja, tetapi saluran Anda hanya akan ditinjau setelah Anda memenuhi ambang batas kami. Ikuti instruksi ini:
1. Masuk ke YouTube.
2. Di sudut kanan atas, pilih ikon akun Anda> Creator Studio.
3. Di menu sebelah kiri, pilih Saluran> Status dan fitur.
4. Di bawah 'Monetisasi', klik Aktifkan.
5. Ikuti langkah-langkah di layar.
  1. Get reviewed. When your channel meets the YouTube Partner Programme subscriber and watch hour threshold, it will automatically be put in a review queue. Our automated systems and human reviewers will then look at your channel's content to see whether it follows all our guidelines. You can check your application status at any time at https://www.youtube.com/account_monetization.
    • If you're accepted into YPP: Congratulations! Here's a list of FAQ that we get from creators who have just joined YPP.
    • If you're rejected from YPP: Our reviewers found that a significant portion of your channel doesn't meet our policies and guidelines. You can re-apply 30 days after your rejection. Take a look at our FAQ for tips on how to strengthen your application.
Ditinjau. Saat saluran Anda memenuhi pelanggan Program Mitra YouTube dan ambang batas jam tonton, saluran itu akan secara otomatis dimasukkan ke dalam antrian peninjauan. Sistem otomatis dan peninjau manusia kami kemudian akan melihat konten saluran Anda untuk melihat apakah itu mengikuti semua pedoman kami. Anda dapat memeriksa status aplikasi Anda kapan saja di https://www.youtube.com/account_monetization.

o Jika Anda diterima di YPP: Selamat! Berikut daftar FAQ yang kami dapatkan dari pembuat yang baru saja bergabung dengan YPP.
o Jika Anda ditolak dari YPP: Peninjau kami menemukan bahwa sebagian besar saluran Anda tidak memenuhi kebijakan dan pedoman kami. Anda dapat mendaftar ulang 30 hari setelah penolakan Anda. Lihatlah FAQ kami untuk tips tentang cara memperkuat aplikasi Anda.

Review process

Proses peninjauan

 

Once you meet our subscriber and watch time thresholds, your application will be put in a queue. Our human reviewers will look at your channel as a whole to see whether it meets our YouTube monetisation policies.
Setelah Anda memenuhi pelanggan kami dan mengawasi ambang waktu, aplikasi Anda akan dimasukkan ke dalam antrian. Peninjau manual kami akan melihat saluran Anda secara keseluruhan untuk melihat apakah saluran tersebut memenuhi kebijakan monetisasi YouTube kami.

We'll get back to you with a decision once your channel has been reviewed (typically about one month after you meet the threshold).
Kami akan menghubungi Anda dengan keputusan setelah saluran Anda ditinjau (biasanya sekitar satu bulan setelah Anda memenuhi ambang batas).

Note: Sometimes, you may need to wait more than a month. There can be multiple reasons for delays – higher-than-usual application volumes, system issues or we may occasionally need to shift resources. Our policy specialists try to get through applications as quickly as possible, but delays can happen because we have a limited number of specialists.
Catatan: Terkadang, Anda mungkin harus menunggu lebih dari sebulan. Mungkin ada beberapa alasan untuk penundaan - volume aplikasi yang lebih tinggi dari biasanya, masalah sistem atau kadang-kadang kita mungkin perlu mengubah sumber daya. Spesialis kebijakan kami mencoba untuk melewati aplikasi secepat mungkin, tetapi penundaan dapat terjadi karena kami memiliki sejumlah spesialis.

Can you speed up my application?
No. Our teams can't speed up your application. All applications are put in a queue, and will be processed in the order in which they are received. Sometimes channels require multiple reviews, especially if multiple reviewers disagree on your channel's suitability for the YPP. In these cases, multiple reviews may be needed, which means that it may take more time for a decision to be made.

Bisakah Anda mempercepat aplikasi saya?
Tidak. Tim kami tidak dapat mempercepat aplikasi Anda. Semua aplikasi dimasukkan ke dalam antrian, dan akan diproses sesuai urutan penerimaannya. Terkadang saluran membutuhkan banyak ulasan, terutama jika banyak pengulas tidak setuju dengan kesesuaian saluran Anda untuk YPP. Dalam kasus ini, beberapa tinjauan mungkin diperlukan, yang berarti bahwa mungkin diperlukan lebih banyak waktu untuk membuat keputusan.


Demikian persyaratan dari Youtube jika Anda berminat untuk mendaftaran chanel Anda ke Adsense Youtube. Semoga Info ini dapat menginspirasi dan mejadi peluang Anda dalam bisnis online khususnya dari youtube. Salam sukses dan TETAP SEMANGAT
Powered by Blogger.